Sri Mulyani Menagih Utang

Sri Mulyani Gencar Menagih Utang Kepada Ke-3 Anak Presiden Soeharto

Sri Mulyani Menagih Utang –  Kementerian keuangan Negara Sri Mulyani ditugasi untuk menagih piutang kepada sejumlah debitur yang dinilai belum melunasi kejawibannya terhadap pemerintah Indonesia dan memiliki utang yang sangat banyak.

Sri Mulyani Menagih Utang

Sri Mulyani Menagih Utang Kepada 3 Anak Soeharto

Dari beberapa orang yang masih memiliki piutang kepada degara adalah keluarga Cendara. Utang-utang tersebut merupakan sisa-sisa warisan dari era pemerintahan order baru yang hingga kini proses pelunasannya masih macet dan tidak ad niat untuk membayar sedikitpun terhadap utang Negara.

Berikut semua anak presiden Soeharto yang memiliki utang dalam jumlah yang sangat besar kepada negara. Simak di bawah ini lengkap dengan historynya.

1. Tommy Soeharto
Siapa yang tidak kenal denga tommy soeharto, nama asli Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Total utang yang ingin di tagih pemerintah Indonesia kepada Tommy Soeharto ini adalah sebesar 2,6 triliun.

Satgas BLBI memanggil Tommy Soeharto dalam kaitan sebagai pengurus PT Timor Putra Nasional (TPN). Perusahaan ini perupakan perusahaann yang baru di bentuk dalam proyek mobil nasional (mobnas).

PT. Timor putra Nasional beroprasi pada tahun 1996 sampai tahun 2000, Perusahaan ini ikut terdampak terhadap krisis moneter yang terjadi pada tahun 1998.

Perusahan yang sahamnya dimiliki Tommy ini lahir setelah Instruksi Presiden nomer 2 tahun 1996, tentang pembangunan Industri Mobil Nasional yang di tekan langsung oleh presiden Soeharto. Dalam Inpres itu, intruksi Presiden Soeharto tegas, perusahaan milik Tommy Soeharto ini diberika fasilitas pembebasan PPnBM, pajak yang berkontribusi besar pada tinggunya harga mobil Indonesia.

2. Bangbang Trihatmodjo
Utang Bangbang Trihatmodjo yang bermula pada penyelenggaraan SEA Games XIX Tahun 1997. Pangeran Presiden Soeharto tersebut itu merupakan ketua konsorsium swasta yang di tunjuk pemerintah Order baru menjadi penyelenggara gelaran olah raga antar-negara ASEA di jakarta.

Tugas bangbang sebagai konsorsium adalah menyediakan dana untuk penyelenggaraan SEA Games XIX tahun 1997, Kementrian Negara, pada saat itu konsorsium rupanya kekurangan dana dan harus di talangi dulu oleh pemerintahan Indonesia sebesar 35 milyar Rupiah.

3. Bu Tutut Soeharto
Orang terakhir adalah Tutut Soeharto yang menjadi salah satu orang yang memiliki utang kepada pemerintahan Indonesia, Nama asli dari tutut ialah Siti Hardijanti Rukmana. Ia merupakan anggota keluarga Cendana yang kedua setelah bangbang d an Tommy soeharto.

Utang Tutut Soeharto dimana pemerintah memberikan pinjaman dana kepada 3 perusahaan miliknya yakni PT Citra Mataram Satriamarga, PT Marga Nurindo Bhakti, dan PT Citra Bhakti Margatama Perssada.

3 perusahan tersebut dicatat memiliki utang masing-masing yaitu Rp 191,6 Milyar, 471,4 Milyar, 6,52 juta dollar AS. uniknya pinjaman kepada Pemerintah Indonesia ini semua tidak memakai jaminan aset atau sebagainya.Tutut sejauh ini juga tdak pernah di panggil langsung oleh satgas BLBI dalam waktu lalu ataupun sekarang, berbeda dengan adiknya Tommy Soeharto yang sudah pernah di panggil oleh Satgas BLBI tempo lalu.