UEA Investasi 10 milyar dollar ke Indonesia

UEA Akan Investasi ke Beberapa Sektor Senilai US$10 Milyar Dollar AS

UEA Investasi 10 milyar dollar ke Indonesia – Melihat kepercayaan pemerinta UEA yang berkeinginan Investasi kebeberapa sektor di Indonesia terutama di sektor Infrastruktur negara Indonesia yang akan menjadi target UEA kedepannya.

UEA Investasi 10 milyar dollar ke Indonesia

Staf Ahli Bidang Peningkatan Daya Saing Penanaman Modal Lementrian Investasi Heldy Satya Putra mengungkapkan pihak UEA sudah berkomitmen untuk memasukan dana sebesar US$10 milyar ke negara Indonesia sebagai Investasi kedepannya.

Sementara itu Dana segar ini akan dikelola oleh Sovereign Wealth Fund Indonesia Investment Authority (INA). Pemerintah UEA mengatakan akan menginvestasikan dana tersebut ke beberapa sektor salah satunya adalah infrastruktus. Ia juga sudah melihat beberapa wisata dan melihat akan prospek yang sangat menguntungkan, UAE mengungkapkan ketertarikannya proyek wisata di Aceh.

UEA akan membangun beberapa Resort yang senilai US$500 juta US di aceh singkil, Resort ini nantinya akan di gunakan untuk peristirahatan putra Mahkota Mohammed bin Zayed Al Nahyan bila berkunjug ke Indonesia. Ungkapnya.

Pantauan dari menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan lahan yang akan di pakaii oleh UEA sebesar 40 Hektar di rawa dengan pemandangan yang sangat Indah untuk di Lihat oleh putra mahkota UEA.

Sebelumnya Presiden Jokowi juga sudah memperkenalkan direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI) sebgai lembaga pengelola dana abadi.Salah satunya Direksi Utama PT bank Permata Tbk Ridha Wirakusumah sebgai Direktur Utama LPI.

Pemerinta UEA telah menilai pembentukan dewan tersebut adlaah sebuah lampu hijau kepada UEA untuk mengelola dan mengembangkan sistem investasi di Indonesia.

Jokowi juga sudah melantik Dewan Pengawa LPI yang terdiri dari Mentri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erik Thohir, serta tiga anggota dari unsur orang yang sangat Profesional.

Selain itu Indonesia juga memiliki hubungan baik dengan UEA dalam urusan perdagangan mencapai sekitar US$3,7 milyar. Ada juga investor asing yang terdiri dari negara Amerika Serikat, AS dan Jepang melalui Japan Bank for International Cooperation (JBIC). Lalu, Kanada melalui Caisse de dépôt et placement du Québec (CDPQ) dan perusahaan pengelolaan aset, Belanda yakni APG-Netherland.